Selamat Datang

Lirik Lagu Pop Bali Anak - Bapa

Bapa Arinka Lagu Pop Bali Anak // Bapa - Arinka // Officcial video clip 2017 Cipt. Ary Kencana Musik. Dek Artha Vocal. Arink...

Senin, 24 Oktober 2011

Hindu | Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

Sushruta
Om Swastiastu, Sumbangan Hindu Terhadap Ilmu Pengetahuan dan Teknologi merupakan judul lengkap halaman 176 buku  "Hindu Akan Ada Selamanya" karya Ngakan Made Madrasuta terbitan Media Hindu. 

1. Penemuan Angka Nol - di India, konsep NOL (ZERO) berasal dari kata Sanskrit Shunya artinya "Tidak ada apa-apa (nothing). Dalam Brahma-Phuta, Siddhanta dari Brahmagupta tertanggal abad ke 7 SM, nol ini dijelaskan dan diterjemahkan kedalam buku-buku Arab sekitar tahun 770 M. Dari sini angka nol dibawa ke Eropa pada abad ke 8 M. Teks Sanskrit dari abad ke 4 menjelaskan nol sebagai shunya atau tidak ada apa-apa. Sutra Pingala Chandala dari abad ke 2 menjelaskan angka nol. Terpisah dari itu satu inskripsi dari nol diatas piring tembaga sankheda ditemukan di Gujarat India tertanggal 585-586 M.

2. Pi - adalah sumbangan India kepada dunia - satu teks Sanskrit bernama Baudhayana Shulba Sutra dari abad ke 6 menyusun nilai Pi sebagai 3. Aryabharata dalam tahun 499 M menjelaskan nilai Pi adalah 3.1416 pada tahun 825 M seorang mathematikus Arab bernama Mohammad Ibn Musa mengatakan : Nilai ini telah diberikan oleh orang Hindu ( India ). Sekarang nilai Pi adalah 3.1428571.


Kamis, 06 Oktober 2011

POLENG POLENG BALI

POLENG BALI

Poleng, or chessboard pattern of alternating black and white squares is surely the most distinguished motif of Balinese cloth. One can hardly miss the presence of a poleng cloth around him due to the striking contrast of colors used in the motif. But poleng is not made for attracting attention of the onlookers, it express Balinese point of view towards life.


Since Poleng is the national color of Bali, it can be found virtually everywhere in the island. Poleng clothes are usually wound round big tree trunks, big rocks, statues and shrines. Banners, flags, and umbrellas that are used in a procession of the ceremony sometimes made of poleng clothes. Poleng clothes are also used by the Balinese traditional security forces (pecalang),