Rabu, 26 November 2014

Lontar Tantu Pagelaran

Pan Brayut lan Men Brayut
 Diceritakan di Pulau Jawa pada jaman dahulu belum ada manusia. Kemudian Bhatara Jagatkarana menyuruh Sang Hyang Brahma dan Sang Wisnu untuk menciptakan manusia. 

Tanah dikepal-kepal dijadikan manusia yang tampan, sempurna seperti wajah dewata. Manusia laki adalah hasil karya Sang Hyang Brahma, sedangkan yang perempuan hasil karya Sang Hyang Wisnu. Itulah sebabnya di Pulau Jawa ada Gunung Pawinihan, tempat Sang Hyang Brahma dan Sang Hyang Wisnu menciptakan manusia. Baca tentang Penciptaan Dunia.

Kamis, 13 November 2014

Wasista Tattwa Lontar Etika Agama Hindu

rare bali
Bhiksuka Asrama
Lontar ini berisi teks etika agama Hindu. Di bagian akhir teks terdapat penjelasan bahwa teks ini (juga) bernama Sang Hyang Bhuwana Purana. Teks tersusun atas dua bentuk; berbentuk sloka menggunakan bahasa Sansekerta, dan penjelasan/terjemahannya berbentuk uraian menggunakan bahasa Kawi

Bhagawan Wasista memuja Bhatara Parameswara yang berstana di atas tahta padma-Nya di puncak Gunung Kailasa. Tujuannya menghadap Bhatara tiada lain adalah untuk menimba ajaran (etika agama) demi kerahayuan masyarakat. Baca Tentang Bhagawan-Manggala-Pinandita-Pemangku

Atas permohonan Bhagawan Wasista itulah, maka Bhatara Parameswara menjabarkan ajaran. Pertama-tama diajarkan tentang Catur Asrama, yaitu empat tahapan hidup untuk mencapai tujuan hidup. 

Artikel Umat Hindu