Rare Bali Anak Bali Belog Ngiring Ngajegang Bali dengan berbahasa Bali sane becik, senang ring Tembang Bali tur sekancan sastra lan Budaya Bali sane sampun kaloktah ring jagate mangda sumingkin jangkep tur paripurna #Bahasabali #AjegBudayaBali #RareBali

Breaking

SELAMAT DATANG DI BLOG RARE ANGON NAK BALI BELOG
MONGGO SILAKAN DIBACA2

Jumat, 06 Juli 2018

10 Penyakit Sosial Umat Hindu - DASA MALA :

Turun Tirtha sakeng luhur, Ne nyiratang Pemangkune
Mekalangan Muncrat mumbul, Mapan Tirtha Amertha Jati
Paican Bhatara sami, Panglukatan Dasa Mala
Sami pada Lebur, Malane Ring Bumi

Sebuah kidung yang sangat akrab dengan telinga kita sebagai umat Hindu. Selalu kita kita lantunkan saat selesai melaksanakan persembahyang, tepatnya saat nunas wangsuhpada Ida Bhatara.
Namun perlu kita pahami salah satu point penting dalam kidung tersebut yaitu mengenai bait “ Panglukatan Dasa Mala ” . Apa itu Dasa Mala ?

Dasa Mala merupakan Sepuluh Kotoran yang melekat pada bathin umat manusia, yang merupakan musuh yang sangat dekat tempatnya, yaitu di hati kita. Dasa Mala yang merupakan semacam penyakit jiwa, kelainan jiwa, cacat mental atau cacat karakter, cacat watak, cacat perangai, entah apa lagi istilahnya untuk jenis penyakit yang diidap oleh banyak umat manusia, termasuk umat Hindu. Untuk hal itulah perlu di “lukat” di bersihkan secara niskala dan sekala.

Berikut adalah Dasa Mala harus mendapat penglukatan :



  • Tandri : adalah sejenis penyakit jiwa yang terdapat pada seorang, yang selalu berdalih sakit, letih dan lesu dan tanpa gairah, lebih-lebih bila yang bersangkutan diajak bergotong-royong, ronda malam dan lain-lain pekerjaan yang bersifat sosial. Sifat orang ini adalah A-Sosial. Tentunya kurang disukai dalam pergaulan.
  • Kleda : orang yang dihinggapi penyakit ini, selalu menyesali dirinya, lekas putus asa apabila tidak tercapai apa yang dikehendakinya. Orang demikian sangat lemah semangatnya, pesimis, tidak ulet dalam usahanya atau perjuangan hidupnya.
  • Leja : orang yang dihinggapi penyakit ini, bersifat tamak (rendah, loba) sombong, congkak, angkuh (premeda), kelekatan cinta kasih, tidak rela melepaskan hak miliknya.
  • Kuhaka : orang yang dihinggapi penyakit ini, suka mengeluarkan kata-kata kasar, suka menyombongkan atau memuji diri sendiri, menghendaki istri orang lain, jahat hatinya.
  • Metraya : orang yang dihinggapi penyakit ini, suka dan pandai bersilat lidah, berolok-olok dengan daya upaya untuk dapat mempengaruhi kawan atau orang lain
  • Megata : orang yang dihinggapi penyakit ini, mempunyai sifat rendah, lain di mulut lain dihati.
  • Ragastri : orang yang dihinggapi penyakit ini, sangat kelekatan cinta asmara terhadap sembarang wanita (play boy), mata keranjang.
  • Kutila : orang yang dihinggapi penyakit ini, suka menipu, bersikap plintat-plintut. Sangat berbahaya dalam pergaulan, jauhilah orang demikian.
  • Bhaksabhuwana : orang yang dihinggapi penyakit ini, suka menyakiti atau menyiksa sesama hidup, senang melihat orang lain menderita. Sangat bertentangan dengan ajaran A-Himsa atau “Amrih Sukaning Len”. Orang ini suka makan dan minum, angkuh serta angkara (Egois).
  • Kimburu : orang yang dihinggapi penyakit ini, bersifat dengki, iri hati, ingin mendapatkan harta kekayaan orang yang Sadhu (berbudi baik). Dengan berbagai cara manipulasi, berkomplot, diusahakan agar hak milik orang lain jatuh ke tangannya.
  •  

1 komentar:

  1. ini semua penyakit hati kayaknya mas
    yang nomor dua, bisa menjadikan seseorang menjadi pesimis
    sangat berbahaya bagi masa depannya

    BalasHapus

Buku Tamu

Cari Blog Ini

Pengikut

Blog Archive