Saat Ida Bhatara Tedun (turun) ke Marcapada
Dalam setiap upacara keagamaan kita, akan ada suatu prosesi puncak
dengan mantra dan doa dari sang Pemuput, sebuah peristiwa Ida Bhatara Tedun. Puncak
dari doa nedunang
Ida Bhatara (memohon kehadiran/turunnya manifestasi Tuhan dan para leluhur) ini
diyakini sebagai momen paling suci. Umat Hindu memanfaatkan waktu utama ini
untuk sembahyang guna memohon anugerah keselamatan, kesucian jagat, dan
kesejahteraan.
Diyakini bahwa vibrasi spiritual sangat kuat karena manifestasi
Ida Sang Hyang Widhi Wasa hadir lebih dekat untuk memberkati umat. Akan menjadi
waktu terbaik untuk menghaturkan rasa terima kasih atas anugerah kehidupan dan
memohon kerahayuan. Maka dari itu sebaiknya kita dengan penuh kesadaran untuk
melakukan persembahyangan, sampunang clapat-clapat.
Secara spiritual, prosesi ini mewujudkan Ida Bhatara dari alam niskala
(gaib) ke sakala
(nyata) agar umat dapat menghaturkan bhakti secara langsung dan menerima waranugraha
(berkah). Puncak ritual ini sering disebut sebagai puncak upacara piodalan, ataupun puncak
upacara hari suci lainnya seperti hari raya Galungan dll, di
mana seluruh manifestasi Tuhan bersatu untuk menganugerahkan amertha
(kehidupan/berkah suci)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Buku Tamu