Selamat Datang

Blog Pribadi Blog Yang Bermanfaat

Ayoo Nge-Blog Hello Blogger, Apa khabarnya guys ? So pasti tetap semangat yaa... , kita ga boleh lemes apalagi malas dalam update B...

Kamis, 01 Juni 2017

Blog Pribadi Blog Yang Bermanfaat

Ayoo Nge-Blog



Hello Blogger, Apa khabarnya guys ? So pasti tetap semangat yaa... , kita ga boleh lemes apalagi malas dalam update Blog. Nge-Blog itu memang asik. Nge-Blog itu bermanfaat buat orang lain, selain buat kita sendiri. Nge-Blog membuat hati kita senang. Nge-Blog membuat orang lain juga senang ... disini senang disana senang ... dimana-mana kita senang ... Koq mirip lagu ya ..

Nge-blog banyak manfaatnya guys ... Blog bisa buat mencurahkan isi hatimu, Blog bisa membuat bisnis, Blog bisa buat sharing artikel agamamu, Blog bisa buat mencari uang, Blog bisa buat jualan, Blog bisa buat bisnis Online, Blog bisa buat buat adsense, Blog bisa buat apa saja ... Blog itu sudah gratis mendapatkan uang pula ...

DON'T MISS IT


Sudahkah Blog Anda Menghasilkan Uang ? 

Saya sudah guys ... Blog saya sudah menghasilkan adsense dari google loh, lumayan lah klik disini . Selain Adsense , saya juga bermain affliliasi . Belum tahu affliliasi ? Affiliasi itu semacam kerja sama guys ... setelah kerjasama terjalin dengan mengikuti syarat-syarat perusahaan kita dapat link, link yang harus kita sebarkan, bila terjadi transaksi kita akan mendapatkan komisi ... enak yaa.. tanpa harus susah payah, hanya dengan Nge-Blog kita dibayar...

Kalo adsense sudah pasti syaratnya punya website atau blog dengan syarat tertentu. Nah bagaimana dengan affiliasi yang lain ? Kalau mau dapat duit lebih dari Nge-Blog kita juga harus punya link affiliasi yang lain dan tidak hanya satu kawan ... lebih dari satu link affiliasi itu tidak masalah .. yang penting kita tahu cara posting yang benar di Blog kita. 
Pebisnis Produk  Kayu 

Ada satu link affiliasi yang memproduksi produk-produk dari kayu yang keren dan unik, seperti kursi kayu, jam tangan kayu, meja kayu, dinding kayu, lantai kayu, interior kayu lainya. Waw ... keren guys , cocok buat Blog Arsitek, Blog Bisnis Online, Blog Rumah, Blog kayu ... dan Blog apa saja lo... kan kita hanya memasang link produk-produknya . Silakan daftar  ... Klik disini link nya guys 



Green Warrior Bisnis

Ada link affiliasi yang lain guys , produknya juga kayu, bibit kayu yang ditanam oleh perusahaan pada lahan perusahaan, ini sebuah bisnis yang luar biasa guys tapi dengan modal paling kecil hanya 350 ribu guys, murah yaa... dengan modal hanya 350 ribu kita sudah dapat  memasarkan aneka produk-produk ramah linkungan, termasuk juga produk diatas ... loh koq bisa ? 
Ya.. hanya dengan menjadi green warrior kita mendapatkan banyak link affiliasi, keren dah guys karena semakin banyak link semakin bagus dan kesempatan mendapatkan uang juga semakin besar ... REGISTER DISINI

Setelah daftar guys WA 081294894000 kita ngobrol agar menjadi team yang solid ... ok 

salam guys , sukses menjadi Blogger yang Sukses ... kamu pasti bisa ..


Jumat, 19 Mei 2017

STATUS DAN KEDUDUKAN DIKSITA

STATUS DAN KEDUDUKAN DIKSITA



Seseorang  yang telah di Diksa diberi status dan kedudukan sebagai seorang Sulinggih di masyarakat. Sulinggih berarti mendapat kedudukan dan status yang mulia di masyarakat. Umat Hindu sangat menghormati seorang Sulinggih karena dia telah mencapai kesucian diri lahir bathin ( Dwi Jati ) dan tidak lagi berstatur Walaka melainkan sudah berstatus Sadhaka.
Upacara Mediksa selain bertujuan meningkatkan kesucian diri pada tingkatan Dwi Jati juga mempunyai nilai sosiologis karena yang Mediksa itu berubah status sosialnya di masyarakat yaitu dari Walaka menjadi Sadhaka.
Pada Upacara Mediksa ini seseorang akan berubah nama yang disebut Amarih Aran, berubah wujud dan penampilan serta atribut yang disebut Amarih Wesa dan juga berubah aktivitas kehidupan sehari-hari yang disebut Amarih Wisaya. Perubahan Jati Diri itu menyebabkan terjadi perubahan sikap, pandangan dan perilaku masyarakat Hindu terhadapnya sebagai suatu konsekwensi logis dari pengakuan dan penghormatan masyarakat Hindu terhadap status dan kedudukan Sulinggih.
Kedudukan, status Diksita atau Sulinggih telah melembaga pada masyarakat Hindu sejak jaman dahulu dan terus berlanjut sampai sekarang. Karena itu ada tata krama yang berlaku bagi seorang Diksita atau Sulinggih. Tata krama itu haruslah ditegakkan di dalam masyarakat. Jika tidak maka tata titi atau tata kemasyarakatan Hindu dan tata keagamaan Hindu akan memudar. Pudarnya tata kemasyarakatan Hindu akan menyebabkan tidak tertibnya kehidupan masyarakat. Juga pudarnya tata keagamaan akan mendorong munculnya sekularisme dan profanisasi dalam agama. Ini jelas merupakan titik awal dari pudarnya kehidupan agama itu sendiri.
Sebaliknya bukan masyarakat Hindu saja yang dituntut menegakkan kemasyarakatan dan tata keagamaan dalam kontek hubungan Umat dengan seorang Diksita atau Sulinggih. Tetapi juga terhadap para Diksita atau Sulinggih itu sendiri dituntut juga keteguhan dalam melaksanakan Dharmaning Kepanditan dan taat terhadap Sasana Kawikon. Sasana Kawikon harus ditaati dan jangan s ekali-sekali  Wiku  melanggar  sesananya. Ini akan berakibat fatal.  ( Asing angelung sasana ngawetuaken sanghara bumi ).
Menurut Pustaka Tutur Kamoksan bahwa Diksita atau Sulinggih itu adalah paragayan Sanghyang Dharma. Beliau adalah lambang kebenaran dan beliau pula penegak Dharma di bumi ini. Karena itulah beliau membawa tongkat (Teteken) sebagai simbul dari pada Dandha Astra dari Bhatara Brahma. Selain ini juga beliau telah meninggalkan kehidupan Grahasta yang penuh dengan dinamika kehidupan duniawi. Karena beliau merupakan paragayan Sanghyang Dharma maka beliau menjadi panutan Umat Hindu.
Mengenai tugas dan fungsi setelah menjadi Wiku ada persepsi yang keliru. Karena Ngeloka Pala Sraya itu dianggap muput karya saja, sehingga tujuan Mediksa itu adalah untuk muput karya saja. Tugas dan fungsi Wiku sebenarnya adalah :
1.    Wiku bertugas dan berfungsi memimpin Umat Hindu dalam upaya mencapai kesejahteraan dan kebahagiaan baik jasmani maupun rohani.
2.    Wiku melaksanakan tugas dan fungsinya untuk Ngeloka Pala Sraya.
Loka artinya masyarakat. Pala artinya tempat bersandar masyarakat dan Sraya artinya tempat berlindung. Ini artinya Wiku menjadikan dirinya tempat bertanya bagi masyarakat mengenai hal-hal keagamaan maupun kerohanian juga Sastra. Memberi tuntunan bidang rohani dan memberi petunjuk dan bimbingan dalam hal keagamaan, muput upacara Yadnya atas permintaan masyarakat. Wiku tidak diperbolehkan meminta agar dirinya sendiri disuruh Muput Karya.

Pengertian tentang Diksita, Wiku atau Sadhaka

            Menurut Pustaka Bhuwana Kosa bahwa kata sepadan dengan Diksita atau Sadhaka itu adalah Wiku. Wiku guna menunjukkan kewajiban dalam memelihara kesucian hati. Rsi mencerminkan kewajiban dalam memelihara sinar suci dalam dirinya. Yogiswara menunjukkan bahwa dia mampu menghubungkan diri yaitu Atma dengan Paramatma dalam hidupnya untuk mencapai Moksa. Pandita lebih menyatakan bahwa kewajibannya untuk meningkatkan pengetahuan suci dalam hidupnya. Sedangkan Sadhaka sendiri mencerminkan bahwa dia mempunyai kewajiban untuk melaksanakan sadana dalam menempuh kehidupannya.

Dalam Pustaka Widhi Sastra Roga Sanghara muncul istilah Bujangga sama dengan pengertian Sadhaka. Bujangga mencerminkan sebagai kewajibannya sebagai pemuja Ananta Bhoga pada wilayah Sapta Patala soring Hari Bhawana.

Dalam Pustaka Raja Purana timbul istilah Siwa, Bhoda, Sengguhu, Dukuh. Siwa mengisyaratkan bahwa Sadhaka itu sebagai pemuja Siwa dan Bhoda sebagai pemuja Bhuda. Sengguhu sebagai Sadhaka yang menjalankan kewajiban sebagai pembina masyarakat. Sedangkan Dukuh  menekankan pada kehidupan yang cendrung kepada kesunyatan. Sementara Siwa, Sogata, dan Rsi menunjuk kepada kelompok Sadhaka dalam kesatuan tiga yang populer dengan sebutan Tri Sadhaka.

Menurut Babad Dalem muncul istilah Pandhya, Mpu dan Danghyang. Selain istilah-istilah yang sudah dikenal. Dengan Pandhya dimaksudkan sebagai Sadhaka yang menguasai pengetahuan kerohanian. Mpu menekankan pada kedudukannya sebagai pengemban masyarakat. Sedangkan Danghyang dimaksudkan sebagai Sadhaka yang punya kedudukan terhormat berkat penguasaan tentang kerohanian yang tinggi.

Dalam Pustaka Dwijendra Tatwa timbul istilah Padanda dan Bhagawan disamping yang lainnya. Dengan Padanda dimaksudkan Sadhaka yang bertongkatkan Sastra. Sedangkan Bhagawan dimaksudkan sebagai Sadhaka yang mampu mencapai kebahagiaan berkat penguasaan kerohanian yang tinggi.


sumber :Makalah Ida Padanda Nabe Gede Putra Sidemen Dharma Upapati Parisada Hindu Dharma Indonesia Provinsi Banten.

Selasa, 25 April 2017

Lirik Lagu Pop Bali Anak - Bapa

Bapa Arinka

Lagu Pop Bali Anak // Bapa - Arinka // Officcial video clip 2017


Cipt. Ary Kencana
Musik. Dek Artha
Vocal. Arinka

Kone…Mara tugas tiang petang bulan
Meme ..Megedi ngalahin tiyang
Meme ne sepantesne ngempu tiyang
Nguda las hati meme megedi
Mulih ke umahe bajang
Ninggalin tiyang ajak I bapa

Mangkin umur tiyang sampun roras tiban
Tusing taen ngrasayang sayang meme
Bapa ne sanget sayang kin tiyang
Kija I bapa luas tiyang milu
Yening bapa sedeng megae
Ditu tiyang gaenange pesirepan

Reff:
Bapa bapa tuah bapa sane ngerunguang tiyang
Dikenkene bapa ngeling nepukin tiyang pas gelem
Pedidi bapa ngencanin
Bapa bapa tuah bapa sane stata sayangan tiyang
Ulian sayange I bapa ngemasin kanti ke jani
Bapa sing ngalih kurenan

Nanging tiyang dot ngrasayang
Cara timpale elenan mekumpul ajak kluarga

Ngelah meme bapa