DIJUAL CEPAT VILLA

DIJUAL CEPAT VILLA

Lokasi : Jln . Raya Uluwatu No. 2B, Kuta Selatan

Denpasar Bali – (Lokasi sebelum GWK)

Luas Tanah : 700 M2

Luas Bangunan : 400 M2

SPECC : 1. 3 Kamar Tidur + Kamar Mandi

2. Ruang Makan

3. Ruang Keluarga

4. Dapur

5. Tempat Jaga

6. Kolam Renang

Listrik : 10.000 Watt

Harga : Rp. 10.000.000.000,- (Sepuluh milyar rupiah)

Bisa nego langsung pemilik

Status : SHM

Regards

Made L. Wijaya

HP. 0812 949 9049

HP. 0813 1102 2449

Informasi Lengkap silakan Klik :

http://olx.co.id/iklan/villa-dijual-cepat-IDoDbbL.html

Rabu, 31 Juli 2013

Sudahkah Anak Hindu Menguasai Teknologi ?

The man behind the gun
Anak Hindu dan Gadget

Sebuah pepatah mengatakan, “siapa yang menguasai teknologi maka dia akan menguasai dunia”. Pepatah ini telah terbukti di masyarakat luas, di negara-negara maju, teknologi merupakan penentu kesejahteraan masyarakatnya. Jepang dengan teknologi otomotifnya, China dengan teknologi komunikasi handphone, Amerika dengan teknologi ruang angkasa dan masih banyak lagi negara dengan masyarakatnya menjadi lebih makmur dengan penguasaan teknolgi ini.

Mencoba mengkaitkan teknologi dengan kemajuan umat Hindu di Indonesia, sekedar opini Rare Angon Nak Bali Belog dalam memberikan pemikiran, ide dan pendapat melalui blog ini.

Penguasaan teknologi disini tidak hanya dalam hal penciptaan sesuatu yang baru, yang sebelumnya tidak ada menjadi ada, penciptaan tentunya sangat membutuhkan pemikiran yang sangat jenius. Penguasaan teknologi yang Rare Angon Nak Bali Belog maksudkan adalah penguasaan teknologi terapan yang sudah diciptakan untuk memenuhi kebutuhan, membantu pekerjaan manusia seperti teknologi komunikasi, internet, blogging, dan dunia maya. Teknologi internet merupakan teknologi informasi yang sudah mampu mengubah manusia menjadi penguasa, menjadi penentu pola pikir manusia dengan cepat dan komunikatif.

Pengaruh pola pikir masyarakat mulai dari anak-anak, remaja, ibu-ibu, bapak-bapak, kakek-nenek bahkan pada orang-orang yang sudah semestinya meninggalkan pengaruh duniawi seperti Kyai, Pandita, Pinandita, Pendeta, Biksu ternyata  dapat dipengaruhi pola pikir mereka dengan cepat oleh teknologi internet ini.  

Tujuannya pun berbeda-beda, kelompok demi kelompok memiliki topik tersendiri, agama, hobby, komunitas, bahkan yang bersifat pembenaran-pembenaran Kitab Suci dari masing-masing agama itu, dan itu sah-sah saja. Walaupun demikian penguasaan teknologi internet ini tidak semata-mata yang bersifat positif saja, tetapi banyak pula negatifnya. Yach seperti ilmu Agama , sama saja seperti ilmu Leak, tergantung pada orangnya, " The man behind the gun ".



Kembali ke pola pikir, umat Hindu sejak usia dini telah mengusai teknologi dengan baik, banyak anak-anak sudah memegang Handphone yang dapat mengakses internet dengan cepat, sang orangtua pun dengan bangga melengkapi anak-anaknya dengan Gadget yang bagus dan berteknologi canggih. Namun; tanpa disadari pola pikir mereka sedang dalam pembentukan, ke arah yang positif ataukah ke arah negatif, tergantung pula seberapa banyak informasi yang mereka serap setiap harinya.

Keseimbangan informasi terutama tentang pembenaran-pembenaran agama, pembenaran kitab suci, budaya, agama, menjadi perhatian khusus Rare Angon Nak Bali Belog, kenapa ?. Kepedulian pada anak-anak Hindu sebagai penyebabnya. Informasi yang diakses oleh anak-anak Hindu tidak berimbang, sehingga terjadi perubahan pola pikir pada anak-anak Hindu, apalagi orangtua mereka tidak begitu peduli; sejak bangun pagi hingga mau tidur anak-anak sudah terkontaminasi informasi-informasi, yang lama-kelamaan mengendap dalam hati dan membentuk satu kristal pola pikir "oh ternyata begitu", atau " ternyata yang benar ini " atau " koq agama Hindu begini " .

Tidak dapat dipungkiri informasi tentang pembenaran agama, kitab suci, agama, budaya itu hadir dalam setiap mereka berinteraksi dengan internet.

Umat Hindu seharusnya sudah menguasai teknologi agar mampu menguasai dunia, pada tingkatan anak-anak Hindu yang hanya baru bisa menyerap apa adanya tentunya tidak dapat diharapkan akan memberikan sumbangan pada informasi-informasi seperti pembenaran agama, kitab suci, budaya dan lain sebagainya. Namun pada tingkatan remaja, dewasa, pandita, pinandita, parisada, yang sudah mampu memberikan pencerahan dan menguasai teknologi sudah seharusnya menyumbangkan informasi pada dunia internet ini. Informasi yang mampu hadir terdepan untuk anak-anak Hindu, dan informasi yang mudah untuk dicerna oleh pemikiran anak-anak. seperti http://hinduism4kids.tumblr.com/


Informasi tentang agama Hindu, kitab suci Weda, di dunia internet ini tidak berimbang dimana lebih banyak hal negatif dari pada hal positif yang tersampaikan, demikian juga dari segi SEO (Search engine optimization); web, blog yang membahas Hindu dan agama hindu kurang bagus sehingga, informasi yang muncul terlebih dahulu adalah informasi yang lain. Dari segi jumlah pengguna umat Hindu juga sedikit, yang membahas agama Hindu juga sedikit, kebanyakan penguasaan internetnya sebatas pengguna, pembaca, dan pemberi komentar seperti FB.


Marilah umat Hindu bersatu membangun sumber informasi di dunia internet ini, membangun SEO web, blog agar mampu bersaing dan memberikan informasi yang berimbang. Marilah berbagi informasi, sekecil apapun tentang kegiatan keagamaan, budaya, suka-duka, upacara pujawali yang berkaitan dengan agama Hindu, agama yang kita cintai. Dengan berbagi informasi akan dapat meningkatkan wawasan kita. Ngiring Menyama Braya iriki.


(RANBB)

3 komentar:

  1. member ke 536, please folback :)

    BalasHapus
  2. Sudah sepatutnya teknologi dimanfaatkan untuk kegiatan dan hal-hal yang positif demi terciptanya tatanan masyarakat yang sesuai dengan nilai-nilai moral dan agama.

    BalasHapus

Buku Tamu