Kamis, 19 Juni 2014

Jujur dan Terus teranglah seperti Anak Kecil

mcdonald
Lukisan Anak-Anak
Orang dewasa mengembangkan rasa malu dan bangga yang kebanyakan dibuat-buat, palsu dan dangkal. Karena itu mereka mengarang-ngarang dalih untuk membenarkan perbuatannya dan juga menciptakan alasan untuk membenarkan kesalahannya. Anak-anak tidak melakukan hal semacam itu. Mereka mempercayai setiap orang dan setiap orang dapat mempercayainya. Hati anak-anak bagaikan piringan hitam; lagu apa pun yang kaunyanyikan untuk mereka akan tertera di situ. Mereka menyanyikan lagi nada yang tepat, tanpa kesalahan, asalkan jarumnya tajam. Jarum itu adalah kasih dan harus runcing serta langsung. 

Hanya dengan demikianlah lagunya bisa keluar. Pada orang-orang tua, jarumnya sudah tumpul, tetapi anak-anak mempunyai bakat ekaagrata 'perhatian yang terpusat'. Mereka tidak mengenal rasa takut; orang tualah yang menanamkan rasa takutnya dalam diri mereka. Mereka jujur, tetapi orang dewasa mengajarkan cara berbohong. Mereka menyuruh anak-anak mengamati dan melapor, dengan demikian anak menjadi berminat pada kekurangan dan kesalahan orang lain. Artikel Anak Hindu dan Teknologi.


Bila orang dewasa berbicara, sulit menemukan apakah mereka berbicara benar atau tidak. Tetapi anak-anak berbicara apa adanya. Mereka belum menemukan bahwa keberhasilan dalam hal duniawi tergantung pada kecerdikan dalam jangka pendek, walaupun untuk jangka panjang, kejujuran dan keterusteranganlah yang memberikan hasil maksimal. Itulah sebabnya dikatakan, untuk mendapatkan rahmat Tuhan engkau harus menjadi sederhana dan terus terang seperti anak kecil atau bijak dan penuh pertimbangan bagaikan cendekiawan yang sangat terpelajar. Artikel Cita-Cita Anak ' Aku Ingin Jadi Presiden '

Piringan hitam yang tidak ada alurnya karena belum pernah dipakai, dapat dimainkan berkali-kali dan jarum ekaagratanya sama sekali tidak akan tumpul, karena alurnya yang menumpulkan ujung jarum, bukan piringan hitamnya. Untuk hal ini Prahlaada merupakan contoh yang baik karena ia tidak memiliki egoisme. Ia selalu berada dalam keadaan tenang yang sempurna, tidak terpengaruh oleh apapun. Karena itu, apa pun yang terjadi pada selubung fisiknya, tidak pernah dirasakannya. Jarumnya hanya berputar-putar; tidak ada musik, yang ada hanya ketenangan. Sumber bacaan buku Sabda Sathya Sai Jilid II B. (RANBB).
Insert Picture by Photopocket

3 komentar:

  1. Yupz, betul kang :) kadang Anak kecil lebih Jujur dari pada orang dewasa, karena mereka blm memiliki rasa takut akan sesuatu hal... merek berbicara apa adanya :)
    Met mlm ya kang, wah... kmna aja baru keliatan kang heheee

    BalasHapus
  2. Kabar baik, ga kemana-mana, hanya jarang 'jalan-jalan' aja hehe....

    BalasHapus
  3. Jujur harus diberikan contoh pada anak-anak agar kelak dia bisa bisa menhargai KEJUJURAN..

    BalasHapus

Buku Tamu

Artikel Umat Hindu