Selamat Datang

STATUS DAN KEDUDUKAN DIKSITA

STATUS DAN KEDUDUKAN DIKSITA Seseorang  yang telah di Diksa diberi status dan kedudukan sebagai seorang Sulinggih di masyarakat....

Kamis, 25 Juli 2013

Manfaat Meditasi

UDENG JAWA
Meditasi dan Manfaatnya

 Seringkali meditasi menimbulkan kesan hanya untuk membuang-buang waktu belaka. Orang enggan melakukan meditasi karena memiliki rasa takut akan pikiran melayang, berhalusinasi dan kadang-kadang dianggap mengakibatkan gila bila salah latihan. Belum lagi cerita-cerita yang menghubungkan meditasi dengan kekuatan-kekuatan gaib dan ilmu hitam.


Di sini di tingkat paling mudah, meditasi lebih ditekankan pada tujuan meningkatkan konsentrasi, ketenangan, kepercayaan diri, mengurangi tekanan fisik dan mental. Dan tujuan meditasi lebih pada perbaikan karakter, pada cara-cara menghadapi tekanan hidup.

Di tingkat yang lebih tinggi meditasi bertujuan untuk memperluas dan lebih memahami tentang aspek-aspek kehidupan, toleransi dan lebih ke arah pemahaman tentang kasih sayang kepada sesama, berusaha mengurangi dan menghilangkan rasa benci dan dendam.

Di tingkat yang lebih tinggi lagi dan lebih maju dimaksudkan untuk menyadari dirinya yang sejati, tentang Tuhan yang bersemayam di dalam hati, Tuhan yang berada di mana-mana, Tuhan yang bersemayam di semua mahluk, menguatkan dan mengoptimalkan suara hati dan intuisi. Intuisi akan mempunyai peranan yang sangat penting dalam kehidupan, terutama pada saat menentukan keputusan yang besar dalam hidupnya.

Tentu di samping manfaat seperti di atas, ada juga manfaat sampingan seperti memiliki kekuatan batin, kemampuan membaca pikiran orang lain, kemampuan mempengaruhi pikiran orang lain, kemampuan melihat masa depan, dan lain-lain. Tetapi yang perlu ditekankan di sini adalah bahwa hal-hal tersebut jangan terlalu dikejar dan bukan merupakan tujuan meditasi.



Banyak pula orang yang tertarik pada meditasi untuk mendapatkan kemampuan penyembuhan dan penyegaran tubuh dan pikiran. Banyak penyakit kejiwaan maupun fisik yang disembuhkan melalui proses meditasi.

Umumnya meditasi dapat dipandang sebagai perjalanan ke dalam diri. Peralihan dari kebiasaan melihat ke luar menjadi ke dalam. Manusia membutuhkan saat-saat istirahat untuk mengembalikan kondisi tubuh, membawa kesegaran pada tubuh, emosional dan pikiran.

Suasana mediatif adalah kondisi 'tanpa waktu' dan perasaan 'di sini dan sekarang'.
"Masa lalu telah berlalu, masa depan tidak menentu. Hari inilah yang abadi. Sekarang dan disini. "

sumber bacaan buku Meditasi Matahari Terbit  Butir-butir Indah Wacana Para Maharsi karya Gede Arsa Dana. Ditulis dalam blog oleh Rare Angon Nak Bali Belog.

3 komentar:

  1. Selamat pagi Cinta, terimakasih atas kunjungannya

    BalasHapus
  2. Salam dari blogger GunungKidul

    BalasHapus
  3. terima kasih banyak atas kunjungannya sobat 'Jangan Pernah Surut' Maslasno, sukses

    BalasHapus

Buku Tamu