Rare Bali Anak Bali Belog Ngiring Ngajegang Bali dengan berbahasa Bali sane becik, senang ring Tembang Bali tur sekancan sastra lan Budaya Bali sane sampun kaloktah ring jagate mangda sumingkin jangkep tur paripurna #Bahasabali #AjegBudayaBali #RareBali

Translate

Kamis, 03 April 2025

Seekor Burung Gagak yang Kehausan ; Cerita Rakyat Bali

 Seekor Burung Gagak yang Kehausan


 

          Saat itu musim panas. Seekor gagak sangat haus. Ia terbaring dari satu tempat ke tempat lain mencari air. Dia tidak bisa menemukan air di mana pun. Kolam, sungai, dan danau semua kering. Air di sumur terlalu dalam. Gagak itu sangat haus, tetapi ia tidak menghentikan pencariannya.



 


          Akhirnya dia pikir ajalnya sudah dekat. Dia ingat Tuhan dan mulai berdoa untuk memperoleh air. Dan melihat satu kendi air di dekat satu rumah. Hal ini membuatnya sangat bahagia karena dia pikir pasti ada air di dalam kendi. Dia duduk di atas kendi dan memandang ke dalamnya.


 

          Dengan kecewa ia melihat air di dalam kendi tidak dapat dijangkaunya. Dia bisa melihat air, tetapi paruhnya tidak bisa mencapai air. Dia sangat sedih dan tidak tahu bagaimana caranya mencapai air. Tiba-tiba nalurinya mendorongnya untuk melakukan sesuatu. Ada banyak batu didekat kendi. Ia mengambil batu-batu itu, satuper satu, dan mulai memasukkannya ke dalam kendi. Air mulai naik. Tak lama kemudian burung gagak bisa mencapai air dengan mudah. Ia minum air, mengucapkan terima kasih kepada Tuhan dengan senang hati dan terbang menjauh.


 

          Oleh karena itu dikatakan, “Di mana kemauan, pasti ada jalan.” Burung gagak melakukan apa yang kita semua harus lakukan. Dia tidak menyerah. Dia memiliki keyakinan bahwa doanya akan dijawab.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Buku Tamu

Cari Blog Ini

Pengikut

Blog Archive